HOT NEWS CAR


BMW Luncurkan Seri-3 Generasi Ke-6

Senin, 11 Juni 2012 | 14:18 WIB

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Zulkifli BJ
    Ramesh Divyanatahan (kanan) saat meluncurkan BMW Seri-3 terbaru
  • Sumber : KompasOtomotif
    BMW Seri-3 Terbaru
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Zulkifli BJ
    BMW Seri-3 Terbaru Sport Line
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Zulkifli BJ
    BMW Seri-3 Luxury Line
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Zulkifli BJ
    Ramesh Divyanatahan (kanan) saat meluncurkan BMW Seri-3 terbaru

Jakarta, KompasOtomotif — BMW Group Indonesia hari ini (11/6/2012) meluncurkan Seri-3 terbaru (All-New) yang mengalami perubahan total, baik desain bodi, interior, mesin, maupun fitur. Dengan model baru ini, BMW Indonesia berharap bisa meningkatkan pangsa pasarnya. Kendati demikian, Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan tidak mau memberikan angka pasti penjualan model ini di Indonesia. "Maunya kita menjual sebanyak mungkin," ungkapnya saat ditanyakan setelah peluncuran model terbaru.

Sebelumnya, Seri-3 adalah model dengan populasi dan penjualan paling besar di Indonesia. Saat ini, menurut Ramesh Divyanathan, justru Seri-5 yang menjadi primadona penjualan BMW di Indonesia. Seri-3, pertama kali diperkenalkan BMW pada 1975 dan sampai generasi ke-5, sudah terjual 12,51 juta unit di seluruh dunia.
3 Varian
Untuk konsumen Indonesia, BMW menawarkan tiga varian Seri-3 dengan perbedaan pada mesin yang di bagi lagi dalam dua pilihan, yaitu Sport Line dan Luxury Line. Untuk varian Sport Line, sepanjang dasbor diberi ornamen krom warna merah, termasuk jahitan kursi, sedangkan Luxury Line diberi garis "krom" biasa. Warna interior, saat dipamerkan, ada dua, yaitu hitam (gelap) dan coklat muda (beige) atau krim.
Adapun perbedaan varian berdasarkan mesin dibagi menjadi 320i, 328i, dan 335i. Kendati demikian, mesin 320 dan 328i sama kapasitasnya, yaitu 1,997 liter. Adapun 335i berkapasitas 2.006 ccm.

Ketiga seri 320 tersebut dibagi lagi menjadi Luxury Line dan Sport Line dengan harga masing-masing Rp 649 juta dan Rp 599 juta (off-the road, Jakarta). Adapun untuk 328i, Luxury Line dan Sport Line diperkirakan Rp 729 juta. Paling mewah adalah 335i yang dijual dengan harga 849 juta (juga off-the road). Dari ketiga varian tersebut, hanya 335i—diimpor utuh atau CBU—yang sudah tersedia di dealer. Adapun dua varian lain, 320i dan 328, dirakit di Indonesia dan baru tersedia pada Oktober mendatang.
Lebih besar
Dimensi dan sosok Seri-3 baru lebih besar. Dibandingkan dengan generasi ke-5, Seri-3 baru ini punya jarak roda depan lebih lebar 37 mm dan belakang 48 mm, atau lebih panjang secara keseluruhan 93 mm dan jarak sumbu roda (wheelbase) bertambah 50 mm.
Fitur baru yang ditambahkan ke New Seri-3 ini adalah BMW Navigation System Professional, terintegrasi dengan peta Indonesia yang lebih lengkap. Sistem navigasi tidak hanya ditayangkan dalam gambar tiga dimensi (peta dilihat dari atas), tetapi juga gambar tiga dimensi perspektif.
Untuk meningkatkan akurasi navigasi, BMW memasang sensor tambahan GPS di atap mobil untuk memantau gerakan roda dan sudut kemudi mobil setiap saat. Dengan ini pula, penyesuaian arah lebih cepat dibandingkan GPS yang ada di pasaran. Bahkan menurut Dennis A Kadaruskan, BMW Product Planning BMW Group Indonesia, pada tempat parkir di bawah tanah, sampai lantai tiga, sensor navigasi pada GPS Seri-3 terbaru ini masih bisa bekerja.




Konsep Mobil BMW Seri-9

 
Jangan terlalu bersemangat. Karena mobil digambarkan di atas, BMW 9-series, tidak lebih dari sebuah konsep diejek oleh perusahaan desain Desain radion. Mengecewakan, saya tahu, tetapi oleh semua account ngiler layak. Jelas mobil, dan tim desain, menarik inspirasi dari seri 6-Fisker dan BMW. Bagian belakang mungkin bagian terbaik mencari kendaraan, meskipun sejujurnya, ada tampaknya tidak menjadi sudut yang buruk. Grills ikon BMW ginjal telah serius melunakkan, membuat mereka dipertanyakan kecil, tapi sebenarnya tidak ada sesuatu yang salah dengan mencoba sesuatu yang baru, kan? Jika Anda bertanya-tanya apa yang akan berbaring di bawah tenda, saya duga terbaik, berdasarkan desain dan ketika mobil bisa keluar, akan menjadi motor listrik 100% didukung oleh hidrogen. Tapi sayangnya, itu murni konsep, jadi apa bedanya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar